Pemanfaatan Lidah Buaya Sebagai Anti Septik

PEMBUATAN ANTI SEPTIK DARI LIDAH BUAYA
KARYA TULIS ILMIAH

PEMBUATAN ANTI SEPTIK DARI LIDAH BUAYA

Laporan Ini Di Ajukan Sebagai Syarat Umum Untuk Menempuh Ujian Madrasah
Disusun Oleh :
 Nama  : Khanif
 NIS/NISN  : 170680/0010228635
Program Studi  : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL AHROM
MADRASAH ALIYAH AL AHROM KARANGSARI
TERAKREDITASI – B
Jl. Nangka No.45 Kelurahan Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak
Telp. (0291) 690355 Email Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
TAHUN PELAJARAN 2019/2020

MANFAAT LIDAH BUAYA SEBAGAI ANTI SEPTIK

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Lidah Buaya atau Aloe Vera yang berasal dari bahasa latin Aloe Barbadensis Milleer adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemanfaatan tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan.

Lidah buaya hampir menyerupai kaktus dan merupakan tanaman jenis tahunan, keistimewaan dari sifatnya yang patut dikagumi adalah kemampuanya yang bertahan hidup di daerah kering pada musim kemarau, yakni dengan cara menutup stomatanya rapat-rapat. Hal itu dilakukan untuk menghindari kehilangan air di tubuhnya.

Di dunia farmasi, lidah buaya lebih dikenal dengan nama Aloe vera Linn. Tanaman hortikultura ini keberadaanya telah dikenal sejak lama, bahkan ibu-ibu sering menanam dipekarangan atau di pot-pot sebagai penghias rumah dan sekali diambil daunnya sebagai pencuci rambut atau shampoo.

Salah satu jenis tanaman obat yang berpotensi untuk dikembangkan adalah lidah buaya. Lidah buaya merupakan tanaman yang fungsional karena semua bagian dari tanaman ini dapat dimanfaatkan, baik untuk perawatan tubuh maupun untuk mengobati berbagai penyakit.

Berdasarkan hasil penelitian, daun lidah buaya dapat berfungsi sebagai anti-inflamasi, anti-jamur, anti bakteri, dan regenerasi sel. Disamping itu, lidah buaya bermanfaat untuk menurunkan kadar guna dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung bagi penderita HIV.

Lidah buaya bukan tanaman asing bagi kita. Hal ini terlihat dari banyaknya orang yang telah menanam dan memakainya. Bentuk tentang tanaman ini pendek dengan daun bersap-sap, rapat, melingkar, serta mempunyai daun yang berwarna hijau berlapis lilin dan didalamnya terdapat daging daun yang tebal berwarna bening.

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah lidah buaya dapat berfungsi sebagai anti septik ?
  2. Apa bagian yang terdapat pada lidah buaya yang digunakan sebagai anti septik ?
  3. Zat apa yang terdapat pada bagian lidah buaya tersebut ?

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengetahui apakah lidah buaya berfungsi sebagai anti septik.
  2. Untuk mengetahui bagian yangterdapat pada lidah buaya yang digunakan sebagai anti septik.
  3. Untuk mengetahui zat yang terdapat pada bagian lidah buaya.

D. Manfaat Penulisan

  1. Dapat mengetahui kalau lidah buaya berfungsi sebagai anti septik;
  2. Dapat mengetahui bagian yang terdapat pada lidah buaya yang digunakan sebagai anti septik;
  3. Dapat mengetahui zat yang terdapat pada bagian lidah buaya;
  4. Dapat memberi informasi kepada pembaca mengenai lidah buaya.

BAB II

PEMBAHASAN

A. Landasan Teori

Lidah Buaya atau Aloe vera merupakan sejenis tanaman berduri yang berasal dari daerah kering di benua Afrika. Tamanan Lidah Buaya ini telah dikenal dan digunakan sejak ribuan tahun yang lalu karena khasiat dan manfaatnya yang luar biasa.

Fakta sejarah yang ada menyebutkan bahwa Bangsa Mesir kuno telah mengetahui manfaat lidah buaya sebagai tanaman kesehatan sejak tahun 1500 SM. Karena manfaat lidah buaya yang begitu luar biasa, bangsa Mesir kuno menyebut tanaman lidah buaya sebagai tanaman keabadian. Tidak hanya itu, seorang dokter dari zaman Yunani kuno yang bernama Dioscordes, menyebutkan jika salah satu manfaat lidah buaya yakni memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit.

Selain itu, menurut Wahyono E dan Kusnandar, lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker, dan penderita HIV/AIDS. Di negara-negara Amerika, Australia, dan Eropa, saat ini lidah buaya juga telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman kesehatan.

B. Deskripsi Data

1. Tanaman lidah buaya ini memiliki banyak fungsi terutama penyakit dari dalam tubuh maupun luar tubuh caranya dijadikan obat terlebih dahulu. Ada beberapa fungsi lidah buaya sebagai antiseptik.

a. Menurunkan Resiko Terkena Penyakit Jantung

Dengan konsumsi lidah buaya secara rutin, kita dapat juga terhindar dari penyakit berbahaya dan terkenal sangat mematikan yaitu, penyakit jantung.

Penyakit jantung termasuk salah satu penyakit yang paling ditakuti banyak orang karena bisa terjadi secara tiba-tiba dan tanpa disadari.

Nutrisi yang terkandung pada lidah buaya dipercaya mampu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko seseorang terkena kolesterol. Hal ini menjadikan fungsi lidah buaya disini sangat penting dalam mencegah penyakit jantung yang begitu berbahaya.

b. Menyembuhkan Luka Luar

Lidah buaya yang juga memiliki sifat anti virus dan anti inflamasi dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa sakit pada luka basah.

Fungsi lidah buaya disini adalah untuk bertindak sebagai pengobatan rasa sakit alami dan menciptakan antibodi yang digunakan untuk melindungi sistem kekebalan tubuh.

c. Menyembuhkan Radang Tenggorokan

Jika untuk radang tenggorokan, yakni cukup dengan memanfaatkan satu daun lidah buaya. Setelah dicuci dan dikupas, isinya dipotong-potong atau diblender. Bahan ini bias ditambah satu sendok makan madu murni dan diminum tiga kali sehari.

2. Tanaman lidah buaya ini mengandung berbagai zat yang sangat bermanfaat untuk kesehatan maupun sebagai obat seperti Mannans Asetat, Poly-mannans, Antrakuinon dan berbagai Lektin Membuat.

Bukan itu saja, tanaman tropis yang satu ini juga memiliki kandungan 72 jenis zat bermanfaat dan 200 senyawa penting lain. Nutrisi yang terkandung dalam gel lidah buaya terutama terdiri atas karbohidrat, vitamin dan kalsium seperti yang tercantum pada tabel komponen jumlah:

Kadar air

99,5%

Karbohidrat (g)

0,30

Kalori (kal)

1,73 - 2,30

Lemak (g)

0,05 - 0,09

Protein (g)

0,01 - 0,06

Vitamin A (IU)

2,00 - 4,60

Vitamin C (mg)

0,50-4,20

Thiamin (mg)

0,003 - 0,004

Riboflavin (mg)

0,001 - 0,002

Niasin (mg)

0,038 - 0,040

Kalsium (mg)

9,920 - 19,920

Besi (mg)

0,060 - 0,320

Secara kuantitatif, protein dalam lidah buaya ditemukan dalan jumlah yang cukup kecil, akan tetapi secara kualitatif protein lidah buaya kaya akan asam-asam amino esensial terutama leusin, lisin, valin dan histidin. Selain kaya akan asam-asam amino esensial, gel lidah buaya juga kaya akan asam glutamat dan asam aspartat.

Vitamin dalam lidah buaya larut dalam lemak, selain itu juga terdapat asam folat dan kholin dalam jumlah kecil. Polisakarida gel lidah buaya terutama terdiri dari glukomanan serta sejumlah kecil arabinan dan galaktan. Monosakaridanya berupa D-glukosa, D-manosa, arabinosa, galaktosa dan xylosa.

3. Berdasarkan hasil penelitian, tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakakarida, dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin, sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan –substrat 1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3 beta, sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah.

C. Analisis Data

1. Cara Membuat Obat Tenggorokan Dari Lidah Buaya;

    1. Ambil satu pelepah daun lidah buaya,
    2. Cuci lidah buaya dengan bersih kemudian dikupas kulitnya diambil gelnya,
    3. Potong-potong gel lidah buaya lalu dimasukkan ke blender untuk menghancurkannya,
    4. Kemudian ditambahkan satu sendok makan madu murni,
    5. Minum 3 kali sehari.

2. Cara mengobati luka luar seperti kulir terbakar dan gatal-gatal;

    1. Ambil lidah buaya secukupnya,
    2. Kupas kulit lidah buaya dan diambil gelnya saja,
    3. Oleskan gel lidah buaya ke kulit yang terbakar dan gatal-gatal,
    4. Tunggu beberapa menit untuk proses penyembuhan.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan: Tanaman Lidah Buaya atau Aloe Vera memiliki kandungan yaitu suatu senyawa organik aloe emodin,72 zat yang dibutuhkan tubuh, 18 macam asam amino diantaranya karbohidrat, lemak, dan air serta zat golongan dan mengandung semua jenis vitamin kecuali vitamin D, dan mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim.

Tanaman Lidah Buaya atau Aloe Vera memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan juga bermanfaat bagi penyakit misalnya mampu membunuh kuman seperti antiseptik.

B. Kritik dan Saran

Dari hasil penelitian diatas kita dapat mengetahui kandungan serta manfaat yang dimiliki tanaman lidah buaya. Ada kritik dan saran terhadap tanaman lidah buaya yang banyak manfaat;

  1. Sebaiknya, masyarakat harus membudidayakan tanaman lidah buaya itu. Karena lidah buaya yang kaya khasiat itu bias mengobati penyakit dari luar maupun dalam.
  2. Sebaiknya, masyarakat bias memanfaatkan lidah buaya di daerah sekitar untuk bahan pengobatan.
  3. Sebaiknya, kita harus merawat lidah buaya sebaik mungkin. Karena lidah buaya sangat bermanfaat bagi kesehatan kita.

 

LAMPIRAN

pemanfaatan lidah buaya

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2000. Meilirik Agribisnis Lidah Buaya. Sinar Tani. Edisi 23-29.

Purnawanthi, Irni. 2003. Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya:Tanaman Ajaib. Jakarta : Agro Media Pustaka.

Hatta, M.dkk. 2001. Usaha Tani Lidah Buaya (Aloe Vera) di Lahan Gambut. Kalimantan Barat : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian.

Artikel Terkait