Sabtu, 16 Januari 2021 15:57

Komponen-Komponen Blok Silinder Pada Sepeda Motor

Rate this item
(12 votes)
Advertisement
Continue Reading Below

Pada bagian blok silinder terdapat mekanisme komponen yang bekerja sama satu sama lain. Terjadinya proses langkah mesin (Stroke) tidak terlepas dari mekanisme komponen tersebut bekerja. Komponen tersebut antara lain :

Mekanisme Komponen Blok Silinder

  1. Piston (Torak)
piston merupakan komponen dari blok silinder motor

Fungsi piston pada mesin yaitu untuk meneruskan gaya hasil pembakaran ke batang piston (Connecting rod) dan poros engkol (Crankshaft). Keduanya Bekerja dengan cara menghisap dan mengkompresi campuran antara udara serta bahan bakar di dalam blok silinder. Karakteristik piston harus memiliki daya tahan yang kuat dengan memiliki kemampuan menerima tekanan antara 5-10

Mpa dan temperatur suhu ruang bakar yang bisa mencapai 2000º C. Bentuk permukaan pada piston berbeda-beda, ada yang berbentuk rata, cembung dan cekung. Bentuk permukaan tersebut didesain dalam rangka meningkatkan efisiensi mesin dan berguna untuk menyempurnakan pembilasan campuran udara serta bahan bakar pada mesin. Dengan demikian, yang menjadi pembeda mesin dua langkah dan empat langkah adalah konstruksi mesin dan langkah kerja piston itu sendiri.

  1. Ring Piston
ring piston merupakan komponen dari blok silinder motor

Ring piston berfungsi sebagai pencegah terjadinya kebocoran kompresi dan mengontrol lapisan oli pelumas pada blok silinder. Alur ring piston untuk mesin dua langkah dan empat langkah memiliki perbedaan. Alur ring mesin sepeda motor dua langkah biasanya berjumlah dua dan terdapat lekukan yang dibuat untuk mencegah ring piston bergeser. Sementara itu, untuk mesin sepeda motor empat langkah berjumlah tiga dan tidak terdapat lekukan. Cara kerja ring piston dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Mencegah kebocoran kompresi

Ring piston mengalami tekanan pada saat terjadinya proses pembakaran. Tekanan terjadi diantara dinding blok silinder dan celah ring kompresi. Saat piston dan ring piston naik ke atas (TMA) maka ring piston (ring kompresi) mengalami gaya inersia yaitu tekanan dari bagian dalam crankcase, sehingga pada kondisi tersebut ring kompresi berfungsi mencegah terjadinya kebocoran kompresi.

  1. Mengontrol lapisan oli

Seiring dengan tekanan ring yang meningkat (ring kompresi dan ring oli) dan kecepatan bergesernya piston maka lapisan oli pelumas menjadi lebih tipis. Hal tersebut berpengaruh pada kekentalan (viscositas) oli pelumas. Kekentalan oli tinggi menyebabkan lapisan oli menjadi lebih tebal. Sebaliknya kekentalan oli rendah maka lapisan oli menjadi lebih tipis. Semakin tebal lapisan oli maka gesekan berkurang sehingga pengaruhnya konsumsi oli pelumas mengalami peningkatan.

ring piston merupakan komponen dari blok silinder motor 1
Gambar ring piston sepeda motor 4 langkah dan 2 langkah

  1. Pena Piston (Pin Piston)
pin piston merupakan komponen dari blok silinder motor

Fungsi Pena piston yaitu untuk mengikat piston dengan batang piston dan bertugas memindahkan tenaga dari piston ke batang piston. Berbentuk poros dan terbuat dari baja paduan supaya tahan terhadap beban yang sangat besar.

  1. Tensioner dan Guide Stopper (Pembimbing rantai)
tensioner dan guide stopper motor

Tensioner dan guide stopper pada mesin empat langkah berfungsi untuk menjaga ketegangan rantai sintrik (cam chain/rantai keteng) tetap normal sesuai dengan kebutuhan mesin dan mengontrol pergerakan pada timing chain.

Bagian dalam tensioner terdapat guide stopper (pembimbing rantai) yang ada pada bagian blok silinder mesin. Sebelum melakukan pembongkaran pada bagian kepala silinder, hal yang perlu dikendurkan dan dilepaskan adalah bagian tensionernya.

Dilakukan setelah memposisikan piston tepat pada tanda T kompresi. Kendornya rantai sintrik akan mengakibatkan suara mesin terdengar berisik.

  1. Batang Piston (Connecting Rod)
batang piston merupakan komponen dari blok silinder motor

Batang piston (Connecting Rod) berfungsi untuk menghubungkan piston dengan poros engkol (Crankshaft). Bekerja dengan cara meneruskan gaya yang diterima piston ke poros engkol. Batang piston terbuat dari besi dan titanium tuang, baja khusus, atau bahkan terbuat dari titanium alloy yang biasanya dipakai oleh sepeda motor balap karena sifatnya yang ringan dan kuat. Dengan demikian, sifatnya yang keras, ringan, minim gesekan, dan memiliki daya tahan kuat untuk menerima tenaga hasil pembakaran.

Menganalisa Gangguan Pada Blok Silinder

gangguan komponen dari blok silinder motor

Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan diagnosa gangguan dan kerusakan komponen yaitu:

  1. Lakukan pengukuran pada setiap komponen dengan benar dan teliti (gunakan peralatan pengukuran dengan benar).
  2. Cek hasil pengukuran dengan batas servis, jika melebihi ganti komponen tersebut.
  3. Teliti kondisi fisik komponen, jika ada kerusakan perbaiki/ganti.

Ketiga point tersebut wajib dijadikan acuan ketika melakukan pemeriksaan, pengukuran, dan diagnosa kerusakan pada komponen. Dikarenakan ketika menyangkut pemeriksaan dan perbaikan pada komponen sepeda motor, selain dari pengukuran komponen dengan benar (jangka sorong, dial gauge, fuller gauge dan lain-lain) juga pembacaan dari hasil pengukuran tersebut. Terdapat dua hal tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi permasalahan kerusakan komponen tersebut. Tindakan yang harus dilakukan antara lain apabila kerusakan tidak bisa diperbaiki berarti diganti dengan komponen baru yang sesuai standar.

Beberapa gangguan permasalahan yang terjadi pada bagian blok silinder dan umumnya bagian mesin diperlihatkan dengan tabel berikut:

No.

Gangguan

Pengaruh

Penyebab Masalah

1.

Gas buang pada knalpot berwarna putih yang sangat banyak

Oli mesin berkurang akibat terbakar dan gas buang tidak normal

Dinding blok silinder yang aus/lecet

Ring piston dan piston aus

Sil katup oli bocor

Tangkai katup aus

Valve guide aus

2.

Kompresi yang rendah.

Motor kurang/tidak bertenaga dan pemakaian bahan bakar menjadi boros

Gasket perapat antara bagian kepala

silinder, blok silinder, blok mesin

mengalami kebocoran

Blok silinder aus

Ring piston dan piston aus

Kebocoran pada katup

Waktu pembukaan katup tidak tepat

3.

Motor sering/tiba-tiba mati mendadak saat motor sedang beroperasi.

Motor kurang/tidak bertenaga

Terjadi kebocoran kompresi

Valve guide aus

4.

Suara mesin menggelitik pada saat akselerasi cepat/jalan pada putaran tinggi.

Motor kurang/tidak bertenaga

Blok silinder aus

Ring piston dan piston aus

Banyaknya endapan kerak karbon pada ruang

bakar

5.

Timbul suara berisik pada mesin bagian atas.

Mesin berisik

Dinding blok silinder yang aus/lecet

Ring piston dan piston aus

Celah katup terlalu besar

Poros bubungan sudah aus

Katup macet

Penghantar katup macet

6.

Timbul suara klotok pada mesin bagian tengah.

Mesin berisik

Batang piston bengkok dan rusak

Batang piston patah

Batang piston goyang/oblak

Pemakaian oli tidak tepat/Kualitas oli jelek/rendah

Korter blok silinder yang tidak sempurna/tidak tepat

Advertisement
Continue Reading Below
Advertisement
Continue Reading Below
Advertisement
Continue Reading Below
Read 509 times Last modified on Kamis, 03 Jun 2021 19:39
Artikel Rekomendasi

MA AL Ahrom Karangsari

Madrasah yang berdiri sejak tahun 2009, terletak di jalan Nangka No. 45 Karangsari, Karangtengah, Demak.

DMCA.com Protection Status

Social Media Madrasah AL AHROM

Social Media Share Kami

facebook icon smallyoutube icon small

Mari Follow dan Ikuti setiap kegiatan MA AL Ahrom Karangsari di social media kami.

  • Bahasa Indonesia
  • English (UK)